Warga Sulbar Apresiasi Acara Penobatan Hakim Dachlan Sebagai Bokeo Mekongga XXII

KOLTIM, Justicenews.id—Acara Penobatan Raja (Bokeo) Mekongga ke-XXII yang diselenggarakan di Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara mendapat apresiasi  yang sangat besar dari masyarakat, tokoh adat, serta berbagai pihak.

Acara penobatan serta pengukuhan perangkat kerajaan, Tamalaki Kerajaan dan Laskar Mekongga Raya berlangsung di Kompleks Cagar Budaya Bokeo Robe, Desa Wonuambuteo, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Sabtu (19/9/2026).

Acara dihadiri puluhan Raja Nusantara, dan kesultanan dari berbagai daerah di Nusantara ke Kolaka Timur menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga setempat sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-kerajaan.

Perlu Dibaca  HMI Cabang Majene Sampaikan Ucapan Selamat Atas Pelantikan Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar

Kegiatan tersebut didukung penuh oleh Dewan Pengurus Pusat Majelis Adat Kerajaan Nusantara (DPP MAKN) melalui surat dukungan resmi, bersamaan dengan pelantikan Pengurus Daerah MAKN Kabupaten Kolaka Timur.

Ahmad salah seorang warga asal Sulawesi Barat, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan kehadirannya merupakan bentuk apresiasi terhadap penobatan PYM Hakim Dachlan, S.Pd. sebagai Bokeo Mekongga XXII.

Menurut Ahmad,  acara pebobatan tersebut merupakan momentum yang luar biasa karena tidak hanya dihadiri oleh unsur pemerintah, tetapi juga para raja dari berbagai wilayah Nusantara.

Perlu Dibaca  Unsulbar Gelar Rapat Senat Terbuka, Dirangkaikan PKKMB 2026, Hadirkan 2.778 Mahasiswa Baru

“Kegiatan ini sangat luar biasa karena dihadiri dari pihak pemerintah dan raja-raja Nusantara.  Masyarakat mengapresiasi momentum ini sebagai langkah nyata dalam menjaga kesinambungan sejarah, menghidupkan kembali tradisi leluhur, serta memperkenalkan kekayaan budaya lokal Mekongga kepada generasi muda dan publik yang lebih luas,” ungkap Ahmad

Ahmad juga mengatakan,  sejumlah ketua organisasi masyarakat (Ormas) Tamalaki turut hadir dalam rangkaian kegiatan penobatan dan pengukuhan tersebut.antara lain Tamalaki Bende Wonua, Banderano Tolaki, Ta’awuno Tolaki, Forum Pemuda Adat Tolaki (FORDATI), Tamalaki Pobendeno Wonua Sultra, serta sejumlah Laskar Mekongga Raya.

Perlu Dibaca  Disperkimtanhub Sulbar Sinkronkan Data RTLH dan BSPS, Pastikan Tidak Ada Calon Penerima Bantuan yang Sama

“Pelaksanaan kegiatan tersebut  juga mendapat dukungan dari organisasi Tamalaki dan pemerintah, serta diketahui dan dihadiri oleh para raja Nusantara. Semoga pengukuhan Raja Bokeo XXII ini membawa Kerajaan Mekongga lebih adil dan lebih bijaksana, sabar dan ikhlas, serta selalu memperhatikan Wonua Mekongga,” ujarnya.(Ali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *