KAMPUS  

Civitas Akademika Unsulbar Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

MAJENE, Justicenews.id—Ci­vi­tas Aka­de­mika Uni­ver­si­tas Sulawesi Barat (Unsulbar) meng­ge­lar ke­gia­tan kea­ga­maan berupa Zikir, Doa, dan Si­la­tu­ra­him dalam rangka mem­pe­ri­ngati Maulid Nabi Besar Mu­ham­mad SAW 1448 H/2026 M.

Ke­gia­tan yang ber­lang­sung khid­mat ini di­pu­sat­kan di  di Aula Auditorium Mini Unsulbar, pada Kamis (22/10/2026) dihadiri langsung pimpinan birokrasi kampus, Rektor Unsulbar, Prof Dr Muhammad Abdy, S.Si, M Si, pejabat Unsulbar dan para Mahasiswa. Pembawa Hikamh Maulid Ustaz Sayyed Ahmad Fadhlu Almahdaly, turut hadir Dekan Fapertahut yang baru Dr.Nurlaela, S.P, M.Si.

Perlu Dibaca  Fakultas Pertanian Unsulbar Tambah Doktor, Nurlaela Raih Doktor di Unhas

Rektor Unsulbar Prof. Dr. Muhammad Abdy dalam sambutannya mengatakan bahwa salah satu hikmah peringatan Maulid adalah meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.

“Melalui kegiatan seperti ini, civitas akademika Unsulbar dapat menjadikan akhlak Rasulullah sebagai teladan dalam proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” terangnya.

Perlu Dibaca  Guru Besar Unsulbar : Pilih Langsung Wakil Dosen ke Senat Universitas

Ia juga menambahkan, bahwa Maulid Nabi Mu­ham­mad SAW bukan se­ka­dar pe­ra­yaan ta­hu­nan, tetapi men­jadi mo­men­tum bagi kita untuk me­re­flek­si­kan kem­bali ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW.

“Ke­te­la­da­nan Nabi Mu­ham­mad SAW dalam hal ke­ju­ju­ran, kea­di­lan, ke­sa­ba­ran, dan kasih sayang harus terus kita im­ple­men­ta­si­kan dalam ke­hi­du­pan sehari-hari, baik di ling­ku­ngan ke­luarga, ma­sya­ra­kat, maupun dunia kerja,” ujarnya

Perlu Dibaca  Terpilih Secara Aklamasi, Dr. Nurlaela Ditetapkan Sebagai Dekan Fapertahut Unsulbar Periode 2026–2030

Di akhir sambutannya, Rektor Unsulbar berharap kegiatan keagamaan semacam ini menjadi agenda rutin Civitas Akademika Unsulbar.

“Kami berharap kegiatan keagamaan dapat menjadi program tahunan sebagai bentuk refleksi setelah rangkaian aktivitas akademika agar kegiatan akademik seimbang dengan pembinaan spiritual dan nilai-nilai moral,” tutupnya.(Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *