DAERAH  

Sembako Gratis dari Istri Gubernur Sulbar: Harap Warga Tidak Lihat Jumlahnya

(TP PKK) Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Harsinah Suhardi, membagikan bantuan sembako secara gratis

MAMUJU— Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Harsinah Suhardi, membagikan bantuan sembako secara gratis kepada sejumlah warga di Masjid Al Muhajirin, Jalan Tuna, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju. Senin 16 Maret 2026.

Kegiatan sosial tersebut turut didampingi Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, Camat Mamuju, Ilyas Yusuf, serta sejumlah pengurus PKK Provinsi Sulawesi Barat.

Perlu Dibaca  DKPPKB Sulbar Finalkan Rencana Aksi 2026 untuk Percepatan Program Kesehatan dan KB

Bantuan sembako yang dibagikan istri Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini, berupa beras sebanyak 5 kilogram, gula pasir, serta minyak goreng. Bantuan ini menyasar warga yang telah memasuki usia lanjut (lansia) dengan tujuan membantu meringankan beban ekonomi mereka menjelang perayaan Idul Fitri.

Selain membagikan sembako, Hj. Harsinah Suhardi juga memberikan sumbangan pribadi berupa uang tunai senilai Rp5 juta kepada imam Masjid Al Muhajirin sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di masjid tersebut.

Perlu Dibaca  Pastikan Ketersediaan Bufferstock, Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Tinjau Gudang Logistik Bencana Provinsi

Dalam sambutannya, Hj. Harsinah Suhardi menyampaikan agar masyarakat tidak melihat dari besar kecilnya bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud ketulusan dan kepedulian untuk saling membantu sesama.

“Kami berharap warga tidak melihat dari jumlah sembakonya, tetapi ini adalah bentuk ketulusan kami untuk saling membantu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang belum mendapatkan bantuan sembako, mengingat jumlah paket yang dibagikan masih terbatas.

Perlu Dibaca  Pemkesra Sulbar Laksanakan Sosialisasi LPPD di Kabupaten Majene, Bangun Kolaborasi dengan Baik

Menurutnya, keterbatasan jumlah bantuan tersebut karena kegiatan pembagian sembako dilakukan secara inisiatif dan tidak direncanakan jauh-jauh hari, sehingga dana yang tersedia juga terbatas.

Meski demikian, ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat dilakukan dengan jumlah bantuan yang lebih banyak.

“Semoga tahun depan bantuan seperti ini bisa lebih ditingkatkan sehingga lebih banyak warga yang dapat menerima manfaatnya,” pungkasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *