DAERAH  

Malam Nuzulul Qur’an di Masjid Suada, Gubernur Suhardi Duka Ajak Jamaah Doakan Bangsa dan Pemimpin

Gubernur Suhardi Duka

MAMUJU- Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengajak jamaah Masjid Suada untuk memanjatkan doa demi keselamatan dan kebaikan bangsa.

Bangsa Indonesia senantiasa dilindungi dari berbagai situasi sulit di masa depan, kata Suhardi Duka saat memberi sambutan pada peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di Masjid Suada, Mamuju, Kamis 5 Maret 2026.

Suhardi Duka juga mengajak masyarakat mendoakan para pemimpin agar selalu istiqomah dalam memikirkan kesejahteraan rakyatnya.

Perlu Dibaca  Terima Informasi Kebakaran di Desa Galung Tulu Polman, BPBD Sulbar Kerahkan TRC Menuju Lokasi

“Begitu juga gubernur, bupati yang dia pikirkan kemaslahatan bangsa dan rakyatnya, itulah harapan kita,” ujarnya.

SDK menambahkan, penting untuk mengambil pelajaran dari kehidupan bangsa-bangsa lain serta para pemimpin sebelumnya yang telah memberikan keteladanan.

Terlebih, jika selalu istiqomah memegang Alquran sebagai pedoman hidup, sebagai jalan yang lurus.

Perlu Dibaca  Dinas ESDM Sulbar-Dinsos P3A dan PMD Bahas Program Listrik Gratis Tahun 2026 : Calon Penerima Bantuan Berdasarkan Data PASTI PADU

Dengan begitu, SDK meyakini bangsa Indonesia akan mendapat rahmat dari Allah Subhana Wa Ta’ala.

“Demikian juga di Sulawesi Barat ini akan mampu meningkatkan pertumbuhan, mengurangi kemiskinan, memperbaiki pendidikan, memperbaiki tingkat derajat kesehatan, menurunkan stunting, menciptakan harmoni toleransi antar satu dengan lainnya, pada akhirnya terwujud Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” jelasnya.

Perlu Dibaca  Bapenda Sulbar Duduk Bersama UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Tengah, Finalisasi Teknis Peresmian Kantor Baru Dimatangkan

Titik kuncinya, kata Gubernur, adalah kebersamaan ulama dan umara yang sangat penting untuk saling mengingatkan, sehingga rakyat memberikan dukungan dan tercipta stabilitas kehidupan yang harmonis di antara satu dengan lainnya.

“Yang kuat membantu yang lemah, yang lemah mendoakan yang kuat, sehingga dengan demikian selalu terjalin hati, terjalin silaturahmi yang baik di antara kita semua,” tutupnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *