DAERAH  

Pasar Murah, DKP Sulbar Sediakan Ikan Segar Harga Bersahabat

MAMUJU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar hadirkan berbagai komoditas hasil perikanan dengan harga terjangkau pada gerakan pangan murah yang digelar di Pelataran Parkir Kantor Kejaksaan Tinggi Sulbar, Kamis 5 Maret 2026.

Beberapa produk yang dijajakan antara lain ikan layang Rp25.000 per kilogram, ikan bandeng Rp35.000 per kilogram, serta udang Rp30.000 per setengah kilogram.

Kehadiran produk ini di pasar murah diharapkan memudahkan masyarakat mendapatkan sumber protein sehat dengan harga bersahabat.

Perlu Dibaca  Data PAD Jadi Perhatian, Bapenda Sulbar Perkuat Koordinasi Pengelolaan Pendapatan dengan BPK

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan produk perikanan yang segar, bergizi, dan dengan harga yang terjangkau. Ini juga menjadi momentum untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan masyarakat Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga,” ujar Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM.

Kegiatan ini bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan.

Perlu Dibaca  Gubernur Suhardi Duka di Kongres Rakyat Balanipa: Balanipa Adalah Fakta Sejarah yang Wajib Diperjuangkan

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengatakan pasar murah ini juga bentuk kepedulian terhadap warga sekitar.

“Hari ini kita padukan bagaimana kita memberikan pasar murah kepada masyarakat kita sebagai bagian dari upaya kita, upaya Pak Kejati, menyayangi masyarakat di sekitar kantor Kejati atau di sekitar Kecamatan Simboro ini untuk meringankan beban. Karena memang di bulan Ramadan kebutuhan masyarakat meningkat, apalagi di akhir-akhir Ramadan,” ujar Suhardi Duka.

Perlu Dibaca  Jelang Ramadan, Pemprov Sulbar Pastikan Ada Penyesuaian Jam Kerja

Gerakan Pangan Murah tidak hanya memudahkan masyarakat membeli kebutuhan pangan, tetapi juga mendorong konsumsi protein ikan sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi lokal.

DKP Sulbar berkomitmen terus bersinergi dengan berbagai pihak menghadirkan program yang mendukung ketahanan pangan dan sektor kelautan perikanan sebagai penggerak ekonomi daerah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *